Ketika sedang ronda datang si fulan tampak lusuh dan kurus.. aku bertanya pada si fulan mengapa dirimu tampak lusuh dan kurus? apakah dirimu sakit? Atau mempunyai masalah yang begitu besar sehingga tidak dapat diselesaikan?
si fulan : kamu kok bisa tahu ?
Aku : jelas tampak kurus dan sedih.
fulan : benar kok pak aku sedang mikirin sesuatu. mikirin aku punya hutang dan harus menutupi semua kebutuhan keluarga. Yang bulan kemarin aja belum kelar, hari ini bertambah lagi. pusing-pusing.
Aku : apakah sudah berdiskusi dengan istri?
fulan : aku bingung. istri tidak mau tahu kondisiku.
Aku : sudah tahukah akar permasalahannya?
fulan : istri berpendapat bahwa itu masalahku dan aku harus menyelesaikan sendiri.
Aku : tetapi kenyataan gak bisa selesai kan? bahkan jalan buntu..
Di sini aku belajar mengenai kehidupan bahwa ternyata banyak orang.. yang mempunyai masalah seperti ini yang dapat dilihat dari raut wajahnya.. ini hanya salah satu.. aku merasa iba.. tetapi akar permasalahan sebenarnya bukan masalah uang. keberanian diri untuk mengakui kesalahan, kesalahan yang selalu terulang, kepercayaan yang menurun, kurang bisa pegang amanat..
apalagi amanat dari Sang Pencipta Segalanya Allah SWT.
Jumat, 19 November 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
